17 Agustus 2026
Akselerasi teknologi
Industri percetakan di Jawa Timur menunjukkan tren pertumbuhan seiring ekspansi sektor manufaktur, industri kemasan, serta ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.Buka Peta Digital
Peningkatan kebutuhan kemasan produk, label, media promosi, hingga layanan digital printing mendorong pelaku industri berinvestasi pada teknologi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Didukung transformasi digital melalui program Making Indonesia 4.0 serta pertumbuhan UMKM dan e-commerce, Jawa Timur dinilai menjadi salah satu pasar strategis bagi industri percetakan nasional.
Kondisi ini turut memperkuat peran sektor percetakan dalam mendukung rantai nilai industri, khususnya pada pengemasan dan branding produk.
Untuk mendorong akselerasi sektor tersebut, Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 kembali digelar pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convention Center, Surabaya.
Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-19 ini menghadirkan inovasi teknologi, mesin, peralatan, material, serta solusi percetakan dari pelaku industri dalam dan luar negeri.Eksplorasi Budaya Asia
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan pameran ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri dalam memperkenalkan teknologi sekaligus memperluas jejaring usaha.
Temukan lebih banyak
Akses Ensiklopedia Online
Pesan Tur Lokal
Baca Buku Ekonomi
“Penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini, menawarkan solusi produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Daud.
Sebanyak lebih dari 150 peserta, termasuk 10 pelaku UMKM, ambil bagian dalam pameran ini dengan target kunjungan mencapai 15.000 orang selama empat hari.
Dari sisi ekonomi, kegiatan ini berpotensi mendorong transaksi bisnis, memperluas akses pasar, serta mempercepat adopsi teknologi di sektor percetakan.
Pengunjung dapat melihat langsung perkembangan teknologi mesin cetak, mulai dari digital printing dan offset printing hingga inovasi seperti 3D printing, UV printing, dan sistem berbasis web yang semakin efisien dan hemat biaya.
Inovasi tersebut mencerminkan arah transformasi industri percetakan menuju digitalisasi dan otomatisasi produksi.
Pameran ini juga mendapat dukungan dari Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) yang menaungi ratusan perusahaan grafika di berbagai daerah. Dukungan tersebut memperkuat posisi SPE 2026 sebagai salah satu platform strategis dalam pengembangan industri percetakan nasional.
Temukan lebih banyak
Hukum
Baca Berita Lokal